1. Mencari tahu dan mencatat apa saja yang menjadi kekurangan dari sound system mobil Anda, mulai dariHU, ampli, speaker, sistem koneksi dan sistem akustiknya.
HU untuk jenis mobil ganggih kelas "tanggung", umumnya cukup berkelas dan memiliki kualitas yang baik. Jadi HU asli bawaan mobil boleh Anda pertahankan pemakaiannya. Demikian pula dengan speaker-speaker yang ada.
Penempatan standard untuk speaker-speaker yang ada, pada mobil jenis ini, umumnya di ujung bawah panel-panel pintu depan dan belakang (type non sedan) atau di ujung bawah panel-panel pintu depan dan di atas rak di belakang kursi jok belakang (type sedan).
Sedangkan untuk tweeter, pada beberapa jenis mobil sudah ada yang sudah dipasang di area pilar A. Bila Anda tidak menjumpainya, berarti bisa diduga speaker-speaker yang dipakai pada mobil Anda berjenis coaxial.
2. Buatlah perkiraan secara skematis bagaimana susunan dari sound system mobil Anda. Misalnya seperti di bawah ini:
Desain awal yang sederhana ini memiliki HU dengan ampli built in, umumnya berdaya 100W, yang cukup untuk drive 2 unit 2 way split speaker dan 2 unit 3 way coaxial speaker.
Untuk optimalisasi sound system bawaan asli mobil, yaitu: HU, split speaker dan coaxial speaker, keberadaannya sebisa mungkin tetap dipertahankan dalam rangka juga untuk optimalisasi biaya. Jadi penyesuaian spesifikasi perangkat tambahan (ampli, subwoofer, kabel, dll.), akan dilakukan mengacu pada perangkat sound system bawaan asli mobil.
3. Menpelajari apa yang sudah di catat di atas untuk dikembangkan lebih lanjut, hingga sound system mobil Anda bisa lebih optimal.
Note:
Bila mobil Anda bukan termasuk golongan mobil canggih kelas premium, maka dapat diduga pada sound system bawaan aslinya, umumnya belum dilengkapi dengan ampli dan subwoofer.
HU untuk jenis mobil ganggih kelas "tanggung", umumnya cukup berkelas dan memiliki kualitas yang baik. Jadi HU asli bawaan mobil boleh Anda pertahankan pemakaiannya. Demikian pula dengan speaker-speaker yang ada.
Penempatan standard untuk speaker-speaker yang ada, pada mobil jenis ini, umumnya di ujung bawah panel-panel pintu depan dan belakang (type non sedan) atau di ujung bawah panel-panel pintu depan dan di atas rak di belakang kursi jok belakang (type sedan).
Sedangkan untuk tweeter, pada beberapa jenis mobil sudah ada yang sudah dipasang di area pilar A. Bila Anda tidak menjumpainya, berarti bisa diduga speaker-speaker yang dipakai pada mobil Anda berjenis coaxial.
2. Buatlah perkiraan secara skematis bagaimana susunan dari sound system mobil Anda. Misalnya seperti di bawah ini:
DESAIN AWAL
![]() |
Note:
Anggap saja desain awal dari sound system bawaan asli mobil Anda secara skematis seperti diagram diatas.
Desain awal yang sederhana ini memiliki HU dengan ampli built in, umumnya berdaya 100W, yang cukup untuk drive 2 unit 2 way split speaker dan 2 unit 3 way coaxial speaker.
Untuk optimalisasi sound system bawaan asli mobil, yaitu: HU, split speaker dan coaxial speaker, keberadaannya sebisa mungkin tetap dipertahankan dalam rangka juga untuk optimalisasi biaya. Jadi penyesuaian spesifikasi perangkat tambahan (ampli, subwoofer, kabel, dll.), akan dilakukan mengacu pada perangkat sound system bawaan asli mobil.
3. Menpelajari apa yang sudah di catat di atas untuk dikembangkan lebih lanjut, hingga sound system mobil Anda bisa lebih optimal.
4. Memilih tujuan akhir konsep optimalisasi sound system mobil yang Anda inginkan, misal: SQ/ SQL/ SPL atau bahkan ICE (In Car Entertainment).
Note:
Menurut saya yang paling afdol sebelum menuju akhir/ final konsep sound system mobil Anda, Anda bisa melakukan optimalisasi ini secara bertahap sambil mengasah terus pengalaman dan melakukan perbaikan-perbaikan pada tahap berikutnya. Misal: tahap pertama Anda cukup sampai pada Desain #1, seperti di bawah ini. Tahap optimalisasi berikutnya Anda bisa menggunakan Desain #2. Jika Anda ingin lebih optimal lagi Anda pun bisa menggunakan Desain #3, dst. Sampai Anda menemukan sound system yang paling optimal buat mobil Anda.
Dengan cara tahapan ini, akan memberikan kesempatan bagi Anda untuk mempelajari berbagai kekurangan yang terjadi (misal: masih terjadi noise di beberapa area, tata letak yang kurang bagus, pemilihan perangkat keras yang kurang cocok, dll.) untuk diperbaiki pada tahap berikutnya.
DESAIN #1
Note:
Desain #1, merupakan pengembangan paling sederhana dari desain awal dengan menambahkan Ampli 4 Channel dan subwoofer.
Keberadaan perangkat sound system bawaan asli mobil, yaitu: HU, split speaker dan coaxial speaker, tetap dipertahankan.
DESAIN #2
Note:
Desain #2, merupakan pengembangan belum terlalu rumit dari desain awal dengan menambahkan Ampli 4 Channel, 2 subwoofer, dan Ampli monoblock untuk drive 2 subwoofer.
Keberadaan perangkat sound system bawaan asli mobil, yaitu: HU, split speaker dan coaxial speaker, tetap dipertahankan.
DESAIN #3
Note:
Desain #3, merupakan pengembangan menuju tingkat advanced dari desain awal dengan menambahkan Ampli 4 Channel, 2 subwoofer, Ampli monoblock untuk drive 2 subwoofer, 2 woofer, 2 midrange dan active X'over.
Active X'over, merupakan alat pemilah dan pemisah frekwensi dari HU, agar setiap speaker dapat beroperasi secara maksimal pada range frekwensinya masing-masing.
Keberadaan perangkat sound system bawaan asli mobil, yaitu: HU, split speaker, tetap dipertahankan. Sedangkan coaxial speaker, terpaksa pensiun digantikan oleh 2 woofer dan 2 midrange.
5. Setelah mantap dengan konsep yang dipilih, segera membuat daftar: belanjaan dan mencari informasitempat bengkel audio yang mumpuni, baik dari majalah, koran, teman, saudara, internet, maupun hunting di seluruh penjuru kota.
6. Setelah menemukan bengkel audio yang mumpuni dan terpercaya, segera sampaikan dan konsultasikan konsep optimalisasi Anda dengan instalatur ahli yang ada disana.
7. Setelah Anda merasa cocok dengan hasil diskusi dengan instalatur ybs. serta sudah merasa cocok dengan tawaran harga yang diberikan, maka proyek bisa segera dimulai. Jangan lupa minta garansi untuk jaga-jaga apabila ada kerusakan perangkat/ komplain kekurangpuasan dari pihak Anda.
8. Pastikan dead line proyek bisa selesai dan jangan segan-segan untuk ikut mengawasi hasil pekerjaannya.
9. Setelah proyek selesai dan tidak ada lagi yang perlu dikoreksi atau dikomplain, maka dijamin Anda akan merasa lebih betah dan lebin bangga dengan mobil Anda, terutama pada sound systemnya.
Sumber :audiomodif.blogspot.com










0 komentar:
Posting Komentar